
Wamena 12 Februari 2026- Dalam rangka mendukung kelancaran pengedaran uang Rupiah serta mendorong percepatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (EPTD) di Provinsi Papua Pegunungan,Bank Indonesia memandang perlunya adanya penguatan sinergi dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan terkait karakteristik Wilayah Provinsi Papua Pegunungan yang memiliki tantangan geografis dan keterbatasan aksebilitas memerlukan koordinasi yang erat serta langka-langka strategis yang terintegrasi guna memastikan ketersediaan uang rupia yang cukup,dengan pecahan yang sesuai,layak edar,dan tepat waktu,sekaligus mendukung perluasan transaksi non-tunai secara berkelanjutan. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua dihadiri oleh Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan,Perbankan Papua Pegunungan Bank Papua,Bank Mandiri,Bank BRI,Bank BNI.
Membahas ada 2(dua) hal:
- Progres dari indeks elektronik Transaksi Pemda Provinsi Papua Pegunungan.
- Strategis untuk meningktkan peredaran mata uang kecil di Provinsi Papua Pegunungan dan juga upaya untuk meningkatkan digitalisasi pembayaran melalui qris di Provinsi Papua Pegunungan.




